Pada era globalisasi saat ini LGBT semakin menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat manapun. Tidak sedikit juga masyarakat yang masih belum mengetahui singkatan dari LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender). Dari ke 4 istilah tersebut paling banyak dibahas adalah gay. Keberadaan gay sudah dianggap sebagai fenomena yang tidak dapat dihindari.

Gay Adalah

Gay adalah istilah yang digunakan oleh kalangan masyarakat untuk menggambarkan seorang laki-laki yang menyukai sesama jenis. Di beberapa daerah gay sendiri lebih dikenal dengan sebutan homo. Biasanya, gay selalu diidentikkan dengan lelaki yang memiliki gaya kemayu atau seperti perempuan. Tetapi sebenarnya gay tidak selalu merujuk kepada lelaki yang memiliki gaya kemayu atau seperti perempuan.

Seiring berjalannya waktu, gay sendiri sudah tidak bisa diartikan sebagai lelaki yang memiliki gaya kemayu. Buktinya pada zaman sekarang banyak kita temukan gay yang sangat macho dan cenderung memiliki badan yang bagus. Berdasarkan penelitian yang mengangkat topik LGBT berpendapat bahwa gay adalah lelaki yang memiliki orientasi seksual terhadap sesama jenis. Di beberapa negara, gay sendiri dianggap sebagai orientasi seksual yang tidak wajar. Tetapi tidak sedikit juga negara yang menganggap gay merupakan orientasi seksual yang wajar dan sah-sah saja. Namun sebenarnya apa itu gay?

Apa Itu Gay?

Gay adalah istilah yang merujuk pada orang yang memiliki sifat homoseksual. Saat ini banyak penelitian yang menjadikan gay sebagai objek penelitian, yang memulai penelitiannya dengan sebuah pertanyaan apa itu gay? Istilah gay adalah sebutan khusus untuk laki-laki yang memiliki orientasi seks terhadap sesama jenis. Penelitian lain mengatakan bahwa faktor seseorang menjadi gay salah satunya adalah pengaruh didikan keluarga, dan pengetahuan yang kurang tentang seksualitas.

Hadirnya kaum gay menimbulkan banyak reaksi yang berbeda-beda. Tidak sedikit masyarakat yang kontra terhadap kaum gay, mereka beranggapan kaum gay sangat meresahkan dan menjadi gay merupakan penyimpangan seksual. Akibatnya banyak kaum gay yang mengalami penolakan terus-menerus dari lingkungan sekitar, sehingga membuat kaum gay yang mengalami depresi. Namun seiring berkembangnya teknologi dan berjalannya waktu tidak sedikit juga masyarakat yang pro dan bisa menerima kehadiran para gay.

Ditengah-tengah kehidupan sosial mereka, tidak sedikit orang yang menunjukkan kepedulian terhadap para gay. Misal melalui postingan-postingan di sosial media atau membuat tagar pro LGBT, gay juga manusia dan banyak lagi. Berkat dukungan yang tidak sedikit jumlahnya, saat ini sudah ada beberapa negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Diharapkan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, dapat membuat kaum gay lebih bisa diterima.

▬ ⚣ ▬

 Dapatkan aplikasi Blued di hape kamu sekarang!

Reaksi kamu untuk artikel ini:

Loading spinner