Lintas budaya, 2% hingga 10% orang melaporkan memiliki hubungan sesama jenis. Di USA dari angka-angka ini, banyak orang masih menganggap perilaku homoseksual sebagai pilihan yang tidak normal. Namun, ahli biologi telah mendokumentasikan perilaku homoseksual di lebih dari 450 spesies, dengan alasan bahwa perilaku sesama jenis bukanlah pilihan yang tidak wajar, dan mungkin sebenarnya memainkan peran penting dalam populasi.

Sejumlah penelitian telah menetapkan bahwa seks bukan hanya pria atau wanita. Alih-alih, ini adalah kontinuum yang muncul dari susunan genetik seseorang. Meskipun demikian, kesalahpahaman bertahan dengan anggapan kalau ketertarikan sesama jenis adalah pilihan yang patut mendapat hukuman atau pemaksaan untuk mengikuti terapi konversi, dan kemudian mengarah pada diskriminasi dan penganiayaan.

Sejumlah penelitian telah menetapkan bahwa seks bukan hanya pria atau wanita. Alih-alih, ini adalah kontinuum yang muncul dari susunan genetik seseorang. Meskipun demikian, kesalahpahaman bertahan dengan anggapan kalau ketertarikan sesama jenis adalah pilihan yang patut mendapat hukuman atau pemaksaan untuk mengikuti terapi konversi, dan kemudian mengarah pada diskriminasi dan penganiayaan.

Ada beberapa orang yang memiliki pendapat bahwa LGBT adalah sebuah bentuk penyakit atau bahkan menganggap ini adalah gangguan mental, yang disamakan dengan depresi atau kelainan mental lainnya. Adapun yang memiliki opini lebih ekstrim dan menakutkan, yaitu gay, lesbian, biseks, dan transgender adalah kondisi yang bisa dan harus dihilangkan. Namun, sebenarnya apakah itu gay? Apakah penyebab orang menjadi gay?

Penyebab Orang Menjadi Gay

Sebenarnya bagaimana perkembangan orientasi seksual pada seseorang tidak bisa dipahami dengan baik oleh para ilmuwan. Berbagai teori telah mengusulkan berbagai sebab penentu orientasi seksual, termasuk faktor hormonal atau bawaan sejak lahir dan pengalaman hidup selama masa kanak-kanak. Namun, banyak ilmuwan memiliki persamaan pendapat bahwa orientasi seksual kebanyakan orang terbentuk pada usia dini melalui interaksi kompleks dari faktor biologis, psikologis dan sosial.

Dari beberapa sumber menunjukkan adanya penelitian yang telah dilakukan untuk mencari penyebab atau sumber pasti yang membentuk orientasi seksual. Namun dari penelitian yang berbeda, para peneliti memiliki teori yang sama satu dengan lainnya. Yaitu pengaruh genetik, hormonal, dan lingkungan memiliki pengaruh yang berinteraksi secara kompleks antara satu dengan lainnya.

Dengan teori yang berbasis biologis, muncul lebih banyak teori yang lebih kuat untuk mendukung bahwa penyebab biologis lebih menentukan orientasi seksual seseorang, terutama laki-laki, daripada penyebab sosial. Karena tidak adanya bukti konkret yang substantif yang menunjukkan bahwa gaya pengasuhan selama masa kecil memiliki peran yang ada kaitannya dengan penentu orientasi seksual seseorang.

Banyak orang lesbian, gay, dan biseksual yang tahu bahwa mereka tertarik pada sesama jenis mereka sendiri pada usia dini, kadang-kadang semuda 6 atau 7 tahun. Yang lainnya baru menyadari jauh di kemudian hari, di usia 30-an, 40-an, atau bahkan 50-an. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orientasi seksual ditentukan antara dari kelahiran sampai usia 3, tetapi tidak ada yang yakin apa yang menyebabkan orientasi tertentu.

Banyak yang menganggap bahwa orientasi seksual merupakan sebuah pilihan dan kapanpun orang tersebut bisa berubah ataupun dibantu “terapi” untuk kembali menyukai lawan jenisnya. Namun gagasan ini sangatlah salah. Orientasi seksual muncul bagi kebanyakan orang di masa remaja awal tanpa pengalaman seksual sebelumnya. Dan beberapa orang melaporkan berusaha sangat keras selama bertahun-tahun untuk mengubah orientasi seksual mereka dari homoseksual menjadi heteroseksual tanpa hasil. Untuk alasan ini, psikolog tidak menganggap orientasi seksual bagi kebanyakan orang sebagai pilihan sadar yang dapat diubah secara sukarela.

▬ ⚣ ▬

 Dapatkan aplikasi Blued di hape kamu sekarang!

Reaksi kamu untuk artikel ini:

Loading spinner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.